Uang,Institusi,Keuangan dan Penawaran Uang
Kelemahan
perdagangan barter :
1)
Perekonomian
barter memerlukan ‘’kehendak ganda yang selaras’’ artinya tiap pihak yang ingin
melakukan pertukaran memiliki barang yang diingini pihak lain dan mencari
barang yang dimiliki pihak lain.
2)
Penentuan
harga sulit dilakukan
3)
Membatasi
pilihan pembeli
4)
Menyulitkan pembayaran tertunda
5)
Sukar
menyimpan kekayaan
Definisi dan
ciri-ciri uang
Uang
adalah benda yang disetujui masyarakat sebagai alat perantaraan untuk mengadakan
tukar menukar dan perdagangan.
Ciri-ciri
Uang
1.
Nilainya
tidak mengalami perubahan dari waktu ke waktu
2.
Mudah
dibawa
3.
Mudah
disimpan tanpa mengurangi nilainya
4.
Tahan lama
5.
Jumlahnya
terbatas
Fungsi Uang :
a) Untuk melancarkan kegiatan tukar
menukar
Dengan adanya uang maka kegiatan
tukar-menukar akan lebih mudah dari pada barter uang yang dimilikinya dapat
dengan mudah ditukarkan dengan barang – barang yang di inginkannya.
b)
Untuk
menjadi satuan nilai
Satuan nilai adalah satuan ukuran menentukan
besarnya nilai dari berbagai jenis barang. Dengan adanya uang maka nilai
sesuatu barang dapat dengan mudah dinyatakan dengan menunjukkan jumlah uang
yang dapat diperoleh untuk memperoleh barang. Tanpa uang nilai suatu barang
harus dinyatakan dalam bentuk kurs pertukaran diantara suatu barang dengan
berbagai barang lainnya.
c)
Untuk
ukuran bayaran yang ditunda
Pembayaran yang ditunda adalah pembayaran
secara kredit. Para pembeli memperoleh
barangnya terlebih dahulu dan membayarnya pada masa mendatang. Orang lebih senang
menerima pembayaran tertunda dalam bentuk barang atau menghindari tukar menukar
dengan pembayaran yang ditunda.
d)
Sebagai
alat penyimpan nilai
Penggunaan uang memungkinkan kekayaan
seseorang disimpan dalam bentuk uang. Apabila harga – harga barang stabil maka
menyimpan dalam bentuk uang lebih menguntungkan daripada menyimpan dalam bentuk
barang. Jenis uang yang terutama adalah uang bank atau giral,jenis uang ini
tidak memerlukan biaya untuk menyimpannya dan mudah mengurusnya.
Jenis Uang
1)
Penggunaan emas dan
perak sebagai uang
2) Penggunaan uang kertas dan uang bank (uang giral)
Sifat Emas dan perak yang
digunakan sebagai uang :
a)
Banyak orang yang menyukai benda tersebut karena dapat digunakan sebagai
perhiasan
b)
Emas maupun perak mempunyai mutu yang sama
c)
Kedua-duanya tidak mudah rusak, dapat di bagi” apabila diperlukan
d)
Jumlahnya sangat terbatas dan untuk memperolehnya perlu biaya dan usaha
e)
Kedua barang itu sangat stabil nilainya karena tidak berubah mutunya dalam
jangka panjang dan tidak mengalami kerusakan
Kelemahan Emas dan Perak sebagai Uang
a)
Memerlukan tempat
yang agak besar untuk menyimpannya
b)
Merupakan benda yang
berat
c)
Sukar untuk ditambah
jumlahnya
Perkembangan Penggunaan Uang Kertas dan Uang Bank
Sebab Perkembangan Uang Kertas
Penggunaan uang kertas sebagai
alat perantaraan dalam perdagangan menjadi sangat bertambah pesat
perkembangannya setelah bank – bank umum mengeluarkan uang kertas tanpa
menerima emas dari para nasabahnya. Masyarakat tetap bersedia menggunakan uang
yang diciptakan secara demikian karena diatas uang kertas yang dikeluarkan itu
dijanjikan bahwa apabila pemegangnya ingin menggantikan uang dengan emas maka
bank umum setiap waktu akan bersedia melakukannya.
Perkembangan Uang Giral
Uang yang diciptakan oleh Bank –
bank umum adalah Uang Giral yang disebut juga unag bank atau rekening koran.
Bank – bank umum mempunyai peranan peranan yang penting sekali dalam
mempenagruhi kegiatan ekonomi adalah penting untuk mengetahui kegiatan mereka
secara mendalam.
Comments
Post a Comment