Permasalahah Dalam Sistem Pasar Berdasarkan Konsep Pasar Dalam Ekonomi Islam



Dalam ilmu Ekonomi Islam terdapat 6 (enam) konsep dasar yang terdiri dari konsep falah dan mashlahah, konsep pasar, konsep moneter, konsep keuangan publik, konsep norma dan konsep hisbah. Di antara keenam konsep tersebut memiliki hubungan dengan konsep lainnya yang saling mendukung dan melengkapi untuk mencapai tujuan dari ilmu ekonomi Islam yaitu mashlahah dan falah.konsep pasar, yang merupakan instrumen utama untuk memenuhi kebutuhan manusia dan mencapai mashlahah dan falah juga bergantung kepada konsep moneter dan keuangan publik. Ketiga konsep dasar inilah yang selanjutnya dalam ilmu ekonomi disebut sebagai sebuah kesatuan sistem yaitu sistem organisasi ekonomi. Jika dalam keuangan publik juga terdapat masalah maka dalam konsep passar juga terdapat masalah karena keuangan publik itu sangat berkaitan dengan konsep pasar.
Sistem ekonomi pasar atau lebih dikenal dengan sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi ketika sektor perekonomian diserahkan sepenuhnya pada permintaan dan penawaran di masyarakat (mekanisme pasar). Sistem ini sesuai dengan doktrin laissezfaire “biarkan segala sesuatu berjalan sendiri” yang digagas oleh Adam Smith. Dalam sistem ekonomi pasar dinyatakan bahwa kebebasan secara penuh kepada individu akan membawa kemakmuran masyarakat.
Permasalahan ekonomi menyangkut tiga masalah pokok yaitu barang/jasa apa yang akan diproduksi (what), bagaimana cara memproduksinya (how), dan untuk siapa barang/jasa tersebut (for whom).
1.        Apa yang akan diproduksi (What) karena keterbatasan sumberdaya faktor produksi,maka tidak mungkin akan memproduksi sebanyak-banyaknya, maka harus dilakukan pemilihan barang apa yang harus diproduksi serta berapa jumlahnya. Kartena sumberdaya terbatas sementara kebutuhan tidak terbatas, maka tidak semua barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat dapat diproduksi. Ini merupakan masalah bagaimana mengalokasikan sumber daya alam,sumberdaya manusia, dan modal kedalam berbagai sektor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
2.        Bagaimana Proses Produksinya (How) hal ini sangat tergantung dari kesediaan sumberdaya faktor produksi dari setiap wilayah negara. Bagi negara maju akan menggunakan faktor produksi pada modal dengan tekhnologi majunya,sementara bagi negara berkembang akan akan menerapkan tekhnologi tekhnologi menengah tanpa mengesampingkan sumberdaya manusia sehingga tidak terjadi pengangguran.
3.        Untuk siapa hasil produksi ditujukan (for whom) bagaimana caranya agar hasil produksi dapat memenuhi kebutuhan utama masyarakat serta dengan tingkat harga yang terjangkau oleh masyarakat.
Dalam pasar terdapat pasar Barang,Pasar Jasa dan Pasar Uang. Pasar Barang contohnya adalah GrandMall,Matahari,Luwes,Supermarket ini semua adalah pasar Modern dan contoh dari pasar Tradisional adalah Pasar banaran,pasar mantingan dan pasar tradisional lainnya. Banbyak orang yang lebih memilih pasar modern daripada pasar tradisional ini dikarenakan dipasar modern mereka tinggal memilih tanpa menawar dan lebih berkualitas. Tetapi pasar tradisioanal dianggap pasar yang kumuh dfan kotor dan tidak terjamin sehingga banyak yang lebih memilih pasar modern. Dan semakin tahun pasar modern semakin banyak dan poasar tradisional tidak banyak peminatnya ini mengakibatkan penghasilan orang yang jualan dipasar tradisional juga semakin sedikit akhirnya pasar tradisionala pun tergusur dengan pasar modern.

Comments

Popular posts from this blog

HUBUNGAN ANTARA FALAH DAN MASLAHAH

Motivasi Produsen dalam Berproduksi

PENGENTASAN KEMISKINAN